Pribahasa dan pepatah mau gak mau selalu menghantui otak dan pikiran gua, tapi entah kenapa gua selalu bingung sama pribahasa-pribasa yang udah ada. So, gua bikin pribahasa untuk kelangsungan hidup gua sendiri. Dan sekalian gua bakal share ke orang-orang yang bernasib sama kaya gue.
- Pabila nasi telah menjadi nasgor : yang artinya sama kaya Sudah basah yasudah mandi sekalian (tapi gua gak yakin ini merupakan sebuah pribahasa)
- Bagaikan kacang lupa atomnya : artinya banyak kacang atom yang menjelma menjadi pilus (lho?)
- Bagaikan mendorong gerobak tanpa roda : artinya melakukan pekerjaan yang sia-sial (pribahasa ini didedikasikan untuk pendorong gerobak sampah, gua harap kalian tidah lupa mengecek roda nya)
- Bagaikan mengukir luka di atas nestapa : atinya hidup yang selalu diganjar derita (terinsprirasi dari beberapa lagu dangdut tanah air)
- Sambil menyelam buang air : artinya mengambil kesempatan dikala kepepet (pribahasa ini sangat cocok jika kalian sedang berada disekitar sungai apung)
Dan terakhir satu-satunya pribahasa yang sesungguhnya (atau mungkin tidak)
- Bagaikan mencari jarum ditumpukan jerami : artinya serupa tapi tak beda dengan pribahasa Bagaikan mencari kutu dirambut kribo (kebayangkan susahnya)
Demikianlah pribahas-pribahasa karya gua, gua harapa bias membantu kalian dalam mengerjakan tugas Bahasa Indonesia kalian (membantu kalian untuk tidak naek kelas), gua harap pribahasa gua ini tidak membuat kalian kehilangan tata bahasa, terkecuali jika kalian emang gak punya tata bahasa hehe (peace).
